Kecelakaan Saat Mudik

Berita tewasnya Virginia Angraeni istri pedangdut Saipul Jamil membetot perhatian. Selain fakta bahwa kecelakaan terjadi di jalan tol Cipularang, aneka cerita misteri beredar sebagai sampingannya. Kalau saja yang tewas bukan istri pesohor, tentu beritanya tidak seheboh itu.

Apalagi tahun ini angka kecelakaan lalu-lintas saat mudik meningkat tajam dibandingkan tahun lalu. Menurut data dari NTMC Korlantas Polri, hingga hari ini terjadi 4.869 kejadian laka lantas dengan 633 orang meninggal, 1.068 luka berat dan 2.650 orang luka ringan. Sementara di musim mudik lebaran tahun lalu, tercatat ‘hanya’ terjadi 2.382 laka lantas dengan 632 orang meninggal, 705 luka berat dan 1.546 luka ringan.

Entah apa yang terjadi tahun ini, mengapa nagka kecelakaan justru meningkat di saat teknologi dan prasarana makin modern. Di sini kita tidak bisa hanya menyalahkan kepolisian atau pemerintah saja, karena justru seringkali tingkah laku pengguna jalan terutama pengemudi sendiri kerap tidak menjaga keselamatan. Apalagi, di masa mudik lebaran banyak digunakan kendaraan sewaan seperti yang digunakan Saipul Jamil. Akibatnya, pengemudi merasa tidak ‘familiar karena bukan ‘pegangan’nya. Sehingga, penguasaan atas moda transportasi tersebut menjadi kurang.

Di samping itu, banyak pula yang baru untuk pertama kalinya mudik. Biasanya itu karena baru memiliki kendaraan terutama roda dua. Angka kecelakaan pengendara roda dua memang lebih tinggi daripada roda empat ke atas. Satu hal yang secara teknis bisa dimaklumi karena memang kondisi jalan dan perjalanan lebih melelahkan bagi mereka. Sebenarnya, di sini peranan klub-klub motor yang sudah beberapa tahun menjamur penting bagi kampanye “safety riding”. Dengan banyaknya angka kecelakaan, sudah seyogyanya para pengurus lebih giat menyosialisasikan program ini.

Walau peran serta masyarakat diharapkan, namun tetap saja pemerintah diharapkan meningkatkan kemampuannya menyediakan prasarana jalan. Setiap kali musim lebaran tiba, seakan pemerintah selalu kelabakan. Perbaikan dan pembangunan jalan dan jembatan dikebut di bulan-bulan akhir. Justru sekarang inilah seharusnya proyek diteruskan hingga lebaran tahun depan sudah siap. Semoga semua mengambil pelajaran dan bukan malah mencoba menutup-nutupi fakta yang sudah terjadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s