Memuji Kinerja SBY

Kalau Anda cukup setia mengunjungi blog ini, apalagi kalau sempat pula membaca tulisan-tulisan saya di situs lain terutama di Politikana, saya cukup sering mengkritisi SBY dan jajaran pemerintahannya. Namun sebenarnya itu bukan karena saya anti beliau secara pribadi. Nothing personal. Saya hanya mencoba menjadi anjing. Anjing apa? Ya anjing penjaga alias watch dog seperti peran yang harusnya dimainkan pers. Semua dalam kerangka memberikan dukungan kepada Indonesia agar menjadi lebih baik lagi.

Coba saja tengok tulisan saya soal video interogasi dengan penyiksaan oleh oknum TNI di Papua, ternyata malah memberikan respon positif berupa pengakuan pemerintah tentang kebenaran video itu. Padahal, Roy Suryo yang mengaku pakar T.I. (Teknologi Informasi) itu sempat memberikan pernyataan meragukan keaslian video itu. Tentang itu, saya menulis di Politikana (baca di sini) cerita di balik postingan saya di blog ini hari Selasa (19/10) dan Kamis (21/10), yang saat itu bahkan sempat menjadi Head Line di situs tersebut. Tentu saja, saya tahu bahwa saya bukanlah satu-satunya anjing yang menyalak. Tapi setidaknya beramai-ramai saya ikut menyalak saat tahu bahwa pengelola negara ini salah arah, sehingga bisa kembali ke “the right track”.

Mengenai SBY sendiri, saya tahu beliau sudah bekerja keras. Hanya saja memang faktor penghambatnya masih banyak. Baik itu secara struktural, sistem maupun dari dalam pribadi beliau sendiri. Namun kebanyakan pengkritik menganggap kelambanan atau ketidaktepatan tindakan pemerintah banyak bersumber dari kepribadian sang presiden. Padahal, bisa jadi tidak begitu kenyataannya.

Dalam soal penanganan bencana di Mentawai misalnya, masalahnya memang lokasi pulau tersebut terpencil. Saat ini pun dengan kondisi gelombang laut yang ada hanya jenis kapal perang yang bisa mengarunginya. Bahkan untuk mendarat hingga ke daerah bencana seperti di Pulau Pagai Selatan, Marinir TNI AL sampai menerjunkan 3 LST (Landing Ship Tank)-nya yang baru diberangkatkan dua hari lalu. Walau komentar Ketua DPR Marzuki Alie yang berasal dari Partai Demokrat -kita tahu ini partainya SBY- sangat disayangkan, namun sebenarnya baik SBY maupun Wapres Boediono sudah sama-sama bergerak cepat. Bahkan di sela-sela kunjungan kerjanya ke luar negeri terutama menghadiri KTT ASEAN di Hanoi-Vietnam, SBY menyempatkan diri meninjau Mentawai pada 27-28 Oktober lalu.  Bahkan, beliau sempat terharu saat melihat kondisi pengungsi di sana. Demikian pula saat berkunjung ke area pengungsi gunung Merapi di Sleman-DI Yogyakarta hari Rabu (3/11), Presiden dengan tampak begitu merakyat dengan ikut mencicipi nasi jatah pengungsi. Kedua tindakan tersebut adalah bentuk kepedulian beliau yang sangat patut dipuji.

Wakil Presiden Boediono pun tak kalah sibuk. Beliau bahkan sudah bolak-balik ke kedua lokasi bencana itu. Seakan ingin meniru pendahulunya yaitu Jusuf Kalla (JK) yang dahulu saat menjabat terkenal sebagai pejabat pemerintah yang paling cepat tiba di lokasi bencana. Walau kini sebagai Ketua Umum PMI, JK pun masih tetap sibuk menerjunkan bantuannya, bahkan lebih awal daripada Boediono yang bisa jadi masih terkendala protokoler. Sehingga, seakan ada dua Wakil Presiden karena memang aparat di daerah masih memberlakukan pengamanan dan pelayanan setara kepada JK. Toh, di sini baik JK maupun Boediono tidak perlu dibandingkan. Karena keduanya telah berupaya menunjukkan kinerjanya dalam membantu rakyat.

So, kita harus fair. Saat memang kinerja pemerintah bagus. Ya harus dipuji dong! Selamat untuk SBY-Boediono yang sudah mampu menunjukkan perubahan kinerja yang tidak melulu pencitraan. Memang masih belum sempurna, tapi yang penting kan sudah berusaha. Lagipula, mana ada sih manusia sempurna. Ya kan?

Ayo, kita selamatkan dan berdo’a untuk Indonesia.

Bersama kita bisa! Lebih cepat lebih baik! Lanjutkan Pro Rakyat!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s