Puisi Karya Penyair Dunia

Kali ini saya menampilkan puisi karya pujangga Inggris yang namanya pasti sudah pernah Anda dengar: William Shakespeare. Puisi ini berjudul “Carpe Diem”, silahkan merenunginya.


Carpe Diem

O mistress mine, where are you roaming?

O stay and hear! your true-love’s coming

That can sing both high and low;

Trip no further, pretty sweeting,

Journey’s end in lovers’ meeting–

Every wise man’s son doth know.

What is love? ’tis not hereafter;

Present mirth hath present laughter;

What’s to come is still unsure:

In delay there lies no plenty,–

Then come kiss me, Sweet and twenty,

Youth’s a stuff will not endure.

{William Shakespeare}


Catatan Bhayu M.H. : Saya sangat akrab dengan adagium ini: “Carpe Diem”. Pertama kali tahu istilah yang sudah jadi adagium akrab di dunia filsafat ini justru dari film Dead Poet Society yang dibintangi Robin Williams. (Eh, film ini adalah film kegemarannya Dian Sastro lho, secara dia adik kelas saya. Hehe, gak penting ya?) Dari film tersebutlah saya tahu artinya: “Seize The Day” – “Raihlah Hari Ini”. Artinya, kita harus menyukuri hari ini dan berupaya menjadikannya berarti dengan berupaya dan berkarya semaksimal mungkin. Kini, kita sering dengar para motivator menyatakan, karena hari ini begitu berarti, maka ia dinamakan “present” dalam bahasa Inggris. Artinya adalah “hadiah”. Dan meraih hari ini adalah berarti meraih hadiah yang diberikan kehidupan kepada kita. Shakespeare menggambarkannya dengan amat cantik dengan puisi di atas.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s