Kegiatan

Kegiatan apa yang paling membosankan? Tergantung. Tapi rata-rata orang menjawabnya rutinitas. Ketika ditanyakan pada pelajar, jawabannya sekolah. Sementara bagi yang berpenghasilan tak mengejutkan jika jawabannya bekerja.

Padahal, sebenarnya hidup ini isinya yang rutinitas itu. Agar tidak membosankan, tentu kita sudah selayaknya mencintai apa yang kita kerjakan. Atau sebaliknya, hanya mengerjakan yang kita cintai.

Masalahnya, jarang orang yang menghasilkan uang dari hal-hal yang dicintainya. Malah, seringkali hal yang kita cintai menghabiskan uang. Hobby misalnya. Tiap minggu ada rubrik khusus di harian Kompas yang memuat komunitas pecinta hobby tertentu. Dan tanyalah berapa yang sanggup mereka habiskan untuk hobbynya. Nyaris tak terbatas.

Kalau kreatif, hobby memang bisa menghasilkan uang. Tapi itu berarti Anda harus jadi pedagang. Dus, berwirausaha. Seorang sahabat saya yang bertahun-tahun menganggur, akhirnya memutuskan membuka toko mainan mobil miniatur. Hobby yang dulu juga saya tekuni bersamanya. Hanya saja, saya memutuskan meninggalkan hobby itu karena tidak ingin membuang-buang uang. Malah, koleksi saya telah saya hibahkan kepadanya. Tapi olehnya, ia lantas menekuni seluk-beluknya dan kini jadi pedagang.

Banyak contoh macam itu. Orang yang mencintai apa yang dilakukannya akan melakukan dengan penuh kerelaan. Dan efeknya, kegiatannya jadi tidak membosankan. Karena baginya rutinitas yang dilakoni semata adalah pemuasan batin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s